Banjir air bercampur lumpur dari pertambangan PT. Arutmin Indonesia site kintap mengalir masuk ke perkebunan kelompok tani masyarakat desa sumber jaya, kecamatan kintap, kabupaten tanah laut, provinsi Kalimantan Selatan, sehingga mengakibatkan sekitar 60 hektar mati dan kerdil. Masyarakat sudah melaporkan ke pihak perusahaan dan pemerintah daerah tetapi tidak di gubris sama sekali.